breaking news

8 Ton Beras Bagi Warga Terkena Luapan Danau Paniai

Agustus 6th, 2017 | by Humas Paniai
8 Ton Beras Bagi Warga Terkena Luapan Danau Paniai
Berita

HUMAS PANIAI, Topiyai – Pasca terjadinya luapan air danau Paniai yang menyebabkan ratusan rumah serta kebun warga digenangi air, Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Dinas Sosial memberikan bantuan beras sebanyak 8 ton bagi warga yang terkena musibah.

Pemberian bantuan ini diberikan kepada warga di Distrik Ekadide dan Topiyai di bagian timur Paniai. Bantuan secara simbolis diberikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Paniai. Jengko Pigome tadi siang di dua distrik tersebut.  (Sabtu, 05 Agustus 2017).

Jengko mengatakan, bantuan ini diberikan mengantisipasi kekurangan pangan warga yang disebabkan luapan air danau sehingga menyebabkan gagal panen seperti petatas dan keladi yang merupakan sumber makanan pokok warga menjadi busuk atau tak layak dikonsumsi lagi.

“Untuk distrik Ekadide dan Topiyai kami berikan bantuan beras sebanyak 3 Ton. Ada 6 kampung di distrik Ekadide, tiap kampung kami berikan 13 karung 25 kilo. Sementara untuk Distrik Topiyai ada 3 kampung, per kampung kami berikan 20 karung beras.

Dijelaskan Jengko, bantuan ini dikhususkan bagi warga yang benar benar terkena imbas luapan air danau Paniai beberapa pekan ini.

Ditambahakan, untuk beberapa distrik yang terkena musibah ini, pihaknya juga secara menyeluruh akan memberikan bantuan di hari minggu besok. Beberapa distrik yang digenangi luapan air Danau Paniai seperti Obano, Paniai Timur, Muye, Teluk Deya, Kebo, Yagai, Nakama, Wege Muka, Wege Bino dan Deiyai Miyo.

“Tim sudah turun ke tiap distrik hingga ke kampung kampung tadi pagi, melakukan survei ke tiap rumah dan kebun warga. Untuk beberapa distrik ini kami akan meberikan bantuan beras sebanyak 5 Ton kepada mereka.

Dia meminta dan berharap kepada pemerintah Propinsi maupun Pusat agar dapat memberikan bantuan pangan guna mengantisipasi kekurangan pangangan akibat luapan air danau Paniai. permintaan disampaikan mengingat stok pangan yang cukup terbatas.

“Yang pastinya bahwa masyarakat ini akan kekurangan pangan akibat kebun mereka rusak, tanaman menjadi busuk. Pemda Paniai tidak tinggal diam untuk hal ini., kami juga meminta bantuan kepada pihak lain agar stok pangan dapat tersedia bebeapa bulan kedepan bagi warga terkena musibah”.

Kini, air masih menggenangi ratusan rumah serta kebun warga akibat luapan Danau Paniai. Hal Ini disebabkan hujan yang terus mengguyur kabupaten Paniai kurang lebih selama 2 bulan terakhir yakni di Juni dan Juli 2017. (Baca Juga : Danau Paniai Meluap, Ratusan Rumah Warga Tergenang Air)

Hingga berita ini diturunkan, intensitas hujan masih saja terjadi di kabupaten Paniai namun, tidak selebat di dua bulan tersebut. (NP)

Komentar