breaking news

Pembagian Honor Aparat Kampung Paniai Sesuai Kesepakatan

Juni 2nd, 2017 | by Humas Paniai
Pembagian Honor Aparat Kampung Paniai Sesuai Kesepakatan
Berita

HUMAS PANIAI, Madi – Kepala Kampung Ugibutu Paniai Timur. Stepanus Tebai mengklarivikasi pemberitaan di Media Online Suara Papua pada tanggal 22 Mei yang menuding Pemkab Paniai menggelapkan dana kampung sebesar Rp. 26 Juta bagi honor aparat kampung. Pemberitaan media tersebut dinyatakan tidak benar dan tak bertanggungjawab.

Hal ini dikatakan Kepala Kampung Ugibutu atas penyampaian tak bertanggungjawab oleh bendaharanya yang dinilai ceplas ceplos dalam memberikan keterangan saat menerima honor aparat kampung yang diambil belum lama ini di Paniai. (30/05/17).

Setepanus menilai, media tersebut sangat berlebihan dan tidak melakukan konfirmasi kepada dirinya selaku kepala kampung sebagai pengguna anggaran yang sangat bertanggungjawab atas dana tersebut.

Sesungguhnya kata dia, memang ada pembagian honor aparat kampung sebesar Rp. 26 juta yang dipakai untuk administrasi laporan pertanggungjawaban oleh pendamping distrik dan adanya pembagian ke PKK kampung untuk buat seragam PKK di tiap kampung.

“Uang yang pemerintah alihkan untuk ATK atau administrasi itu bukan uang Korupsi, uang itu bikin pelaporan. 13 Juta ibu ibu PKK 216 kampung buat pakaian seragam. Jadi, Media itu harus cabut, tidak benar dan tidak wajar dipublikasikan”. Tegasnya (Berita yang diklarifikasi : Dana Desa Dipotong, Ratusan Pengurus Kampung di Paniai Ribut)

Ditambahkan, dari dana tersebut masing masing di dibagi sebesar Rp. 13 Juta. Dan, hal ini telah disepakati bersama 216 kampung untuk dilakukan pendelegasian dan tersebut. Sehingga kata dia, tak ada pemotongan dana tersebut yang diambil atau digelapkan alias korupsi oleh Pemda Paniai seperti yang diberitakan media online Suara Papua.

Hal senada juga disampaikan Pendamping Distrik. Marten Mote yang menyatakan, pemberitaan tersebut tak bertanggungjawab dan tak bertuan. Hal ini lantaran apa yang disampaikan olehnya saat pembagian Honor Dana kampung di Bank Papua Enarotali beberapa waktu lalu tak sesuai dengan pemberitaan di Media Online Suara Papua.

“Jadi kalau ada penafsiran dari Media lain seperti yang tadi saya baca dari Suara Papua bahwa saya pribadi menyampaikan dana tersebut dipotong (penggelapan dana – Red). Itu beritanya tidak benar, berita itu tak bertuan. Tandasnya

Untuk pembagian dana sebesar Rp. 13 juta dari Honor Aparat kampung tersebut dilakukan pemerintah daerah kabupaten Paniai agar menghidupkan Tim Penggerak PKK di tiap kampung. karena selama ini Aparat Kampung tak memberikan pos untuk PKK. Dan sebagiannya untuk Laporan Pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut oleh pendamping distrik. (NP)

Komentar